Pokok Permasalahan Dalam Perkonomian & Peranan Mekanisme Harga

  • Tiga Masalah Pokok

Dalam lingkup ekonomi mikro, setiap masyarakat pasti akan mengahdapi 3 pokok persoalan, yaitu :

  1. What (Apa)                             : Barang apa saja yang harus diproduksi dan berapa jumlahnya.
  2. How (Bagaimana)                   : Bagaimana sumber-sumber ekonomi yang tersedia harus digunakan untuk memproduksi barang tersebut.
  3. For Whom (Untuk Siapa)       : Untuk siapa barang tersebut diproduksi/bagaimana barang tersebut dibagikan kepada masyarakat.
  • Pemecahan Maslah Pokok

Pada dasarnya, masyarakat memecahkan permaslahan pokok diatas dengan berbagai cara, diantaranya :

  1. Primitif – dengan insting
  2. Tradisional – dengan tradisi atau kebiasaan serta budaya setempat
  3. Sosialis – dengan cara komando atau paksaan (Korea Selatan, Jerman, dsb)
  4. Kapitalis – dengan mekanisme harga (Amerika Serikat, Inggrs, dsb)
  • Mekanisme Harga

Mekanisme harga adalah kekuatan tarik menarik antara konsumen dan produsen yang bertemu di pasar sehingga terbentuklah harga.

Gerakan harga barang dan harga faktor produksi dapat memecahkan keiga masalah ekonomi, apabila :

  1. Masyarakat menghendaki lebih banyak akan suatu barang, maka hal ini akan tercermin pada adanya kenaikan permintaan konsumen untuk barang tersebut. Akibatnya produsen akan cenderung memperluas atau memperbesar produksinya.
  2. Barang dihasilkan dari proses pengkombinasian faktor-faktor produksi oleh produsen. Bila harga faktor produksi naik, maka produsen akan berusaha mengadakan penghematan penggunaan faktor tersebut dan menggunakan lebih banyak faktor-faktor produksi yang lain (subtitusi faktor produksi) untuk proses produksinya.
  3. Barang-barang hasil produksi dijual oleh produsen kepada konsumen.

Secara sistematis  fungsi atau peranan mekanisme harga dalam memecahkan ketiga masalah dasar tersebut bagi masyarakat bisa digambarkan oleh “Circular Flow Diagram’ berikut :

Perbedaan Barang Bebas dan Barang Ekonomi

Barang dan jasa dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

  1. Barang Ekonomi
  2. Barang Bebas

Penjelasan !

1. Barang Ekonomi

Barang Ekonomi adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang sedikit daripada jumlah maksimum yang dibutuhkan masyarakat. Biasanya barang ini selalu bernilai jual dan sifatnya terbatas. Artinya perlu pengorbanan untuk mendapatkannya.

Produksi barang ekonomi memerlukan sumber daya ekonomi yang terbatas jumlahnya.  Artinya jumlah produksinya ada batasan tertentu.

Contoh : Beras/makanan, Pakaian, Rumah, dll

Barang Bebas

Baarang Bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah melebihi kebutuhan manusia. Artinya barang tersebut tidak mempunyai nilai ekonomis dan tidak perlu pengorbanan untuk mendapatkannya.

Dalam ilmu ekonomi, barang bebas tidak akan pernah dibahas atau selalu diabaikan karena tidak ada problem ekonominya.

Contoh : Udara/O2

Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro

Ilmu Ekonomi

Ilmu Ekonomi dalah ilmu yang nempelajari tindakan manusia/masyarakat untuk memilih sumber-sumber barang produksi dalam jangka waktu tertentu dan mendistribusikan untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang di antara masyarakat. (Samuelson)

Kerangka Dasar Suatu Perekonomian

1.   Jenis Kegiatan Ekonomi (dibagi menjadi 3)

  • Kegiatan Konsumsi
  • Kegiatan Produksi
  • Kegiatan Pertukaran

Dalam masyarakat primitif, setiap keluarga menghasilkan makanan, membuat pakaian sendiri dan memenuhi kebutuhannya sendiri (sering disebut sebagai masyarakat subsisten) hanya ada dua kegiatan perekonomian pokok, yaitu : berproduksi dan berkonsumsi.

Semakin maju suatu masyarakat, akan timbul kebutuhann-kebutuhan diluar kemampuan sendiri untuk menghasilkannya, dan bersama-sama dengan itu timbul kelebihan-kelebihan produksi dari beberapa barang yang dihasilkan oleh suatu keluarga. Kegiatan pokok ekonomi yang ketiga kemudian muncul, yaitu pertukaran.

2.   Faktor Penggerak Kegiatan Ekonomi

  • Kebutuhan biologis untuk hidup

–       Pangan, Sandang, Papan

  • Kebutuhan yang timbul dari peradaban dan kebudayaan

–       Jam, Mode Pakaian, Sepatu, dll

3.      Unsur Kegiatan Produksi

  1. Sumber-sumber alam (tanah, air, minyak bumi, hasil tambang, udara, dsb)
  2. Sumber ekonomi yang berupa manusia  dan tenaga manusia (selain kemampuan fisik, dalam poin ini juga terkandung unsur mental manusia, keterampilan dan keahlian)
  3. Sumber-sumber ekonomi buatan manusia (termasuk mesin, gedung, jalan raya, dsb)

Tersedianya ketiga sumber ekonomi tesebut tidaklah menjamin timbulnya kegiatan produksi. Kegiatan produksi tidak akan terjadi dengan sendirinya, meskipun ketiga sumber ekonomi tersebut tersedia berlinpah. Harus ada pihak-pihak yang berinisiatif menggabungkan dan mengorganisir ketiga sumber ekonomi tersebut sedemikan rupa hingga menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan. Ini biasanya digolongkan ke dalam sumber ekonomi ang keempat, yaitu :

4. Kepengusahaan (entrepreneurship)

Dalam sistem kapitalis, mereka ini adalah siapa saja yang mau dan mampu bersuaha (mengorganisir proses produksi).

Dalam system sosialis, meraka adalah negara (masyarakat) atau yang bertindak atas nama negara

Dalam system ekonomi atauapun pihak yang mengambil inisiatif usaha ini harus ada. Istilah lain bagi sumber ekonomi adalah faktor produksi/

Lalu bagaimana dengan Teknologi ? Tekonologi biasanya tidak dianggap sebagai suatu sumber ekonomi tersendiri. Ia memang diperlukan dalam proses produksi. Tetapi ia dianggap “terkandung’ di dalam sumber-sumber ekonomi tersebut.

4.      Sifat dari Sumber Daya Ekonomi

  • Terbatas
  • Mempunyai beberapa alternative penggunaan
  • Ada yang langsung bisa digunakan dan juga ada yang tidak bisa langsung digunakan

 

5.      Sifat dari Kebutuhan Ekonomi

  • Tidak terbatas baik jumlah maupun jenisnya
Copyright : Buku ‘Mikro Ekonomi’ Dr. Boediono